Kesehatan

Kurma untuk Ibu Hamil: Porsi yang Aman dan Kapan Mulai

Jawaban tenang untuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan calon ibu, tanpa janji berlebihan.

Tim Kurma Barari·14 September 2026
Mangkuk kurma lembut di meja kayu bersama segelas susu dan buah segar

Ibu hamil boleh makan kurma, dan porsi yang wajar umumnya tiga sampai tujuh butir sehari, menyesuaikan ukuran buahnya. Kurma bukan obat dan bukan pantangan, melainkan buah kering biasa yang padat energi, jadi yang perlu dijaga hanyalah jumlahnya. Untuk kehamilan dengan diabetes kehamilan atau anjuran diet khusus, tanyakan porsinya lebih dulu kepada bidan atau dokter kandungan.

Hampir setiap minggu ada pertanyaan yang sama masuk ke kotak pesan toko resmi kami: apakah kurma aman untuk ibu hamil, berapa butir sehari, dan benarkah kurma membantu persalinan. Artikel ini menjawabnya apa adanya, termasuk bagian yang jawabannya belum pasti.

Apakah ibu hamil boleh makan kurma?

Boleh. Kurma adalah buah yang dikeringkan, sama seperti kismis atau aprikot kering, dan tidak termasuk daftar makanan yang perlu dihindari selama kehamilan. Kurma juga tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai seperti daging mentah, susu tanpa pasteurisasi, atau kafein berlebih.

Yang membuat kurma perlu diperlakukan sedikit berbeda dari buah segar adalah kepadatannya. Karena airnya sudah banyak berkurang, rasa manis dan energinya terkumpul dalam butiran kecil. Segenggam kurma terasa ringan di tangan, tetapi sumbangan energinya tidak sekecil kelihatannya. Itulah alasan pembicaraan soal kurma untuk ibu hamil hampir selalu berujung pada satu kata: porsi.

Berapa butir sehari, dan kenapa jawabannya tergantung varietasnya

Angka tiga sampai tujuh butir yang sering beredar sebenarnya bukan aturan baku, melainkan perkiraan yang masuk akal untuk orang dewasa sehat. Yang jarang disebut, butir kurma tidak berukuran sama. Satu butir Medjool bisa tiga kali lebih besar daripada satu butir Sukari, sehingga menghitung dengan satuan butir tanpa melihat jenisnya mudah meleset.

VarietasUkuran dan teksturCatatan porsi
MedjoolButir besar, daging tebal, lembutDua sampai tiga butir sudah terasa cukup mengenyangkan
SukariSedang, lembut, manis karamelLima sampai tujuh butir setara porsi camilan biasa
Bam (Kurma Anggur)Kecil sampai sedang, basah dan sangat lembutMudah dimakan banyak tanpa sadar, jadi ambil secukupnya lalu tutup wadahnya
TunisiaSedang, lebih kering, manisnya ringanPilihan nyaman bila manis pekat memicu mual
AjwaKecil, padat, manis paling ringanTerasa tidak berat walau dimakan beberapa butir

Cara paling sederhana menakarnya: perlakukan kurma seperti camilan manis, bukan seperti buah segar yang bisa dimakan sepuasnya. Kalau hari itu sudah ada kue, jus manis, atau minuman kemasan, kurangi kurmanya.

Kapan waktu yang paling enak memakannya

Tidak ada waktu yang wajib. Namun dari kebiasaan yang sering diceritakan pembeli, ada dua waktu yang terasa paling pas. Yang pertama pagi hari bersama sarapan, karena rasa manisnya membantu mengawali hari tanpa perlu minuman manis tambahan. Yang kedua sore menjelang malam, saat rasa lapar sering datang tiba-tiba dan godaan mengambil camilan bergula tinggi paling besar.

Pada trimester pertama, sebagian ibu justru tidak tahan dengan rasa manis pekat karena mual. Kalau itu yang terjadi, tidak perlu dipaksakan. Coba lagi di trimester berikutnya, atau pilih varietas yang manisnya lebih ringan.

Apa yang sebenarnya ada di dalam kurma

Kurma menyumbang serat, kalium, magnesium, sedikit zat besi, serta gula alami buah. Kombinasi itu yang membuat kurma sering dikaitkan dengan dua keluhan yang akrab pada masa kehamilan, yaitu sembelit dan rasa lemas di sela waktu makan. Seratnya dapat membantu melancarkan pencernaan bila diimbangi minum air yang cukup, dan gula alaminya dapat membantu memulihkan tenaga lebih cepat daripada makanan berat.

Perlu jujur juga pada batasnya. Zat besi dalam kurma jumlahnya tidak besar dan bentuknya tidak semudah diserap seperti zat besi dari sumber hewani, jadi kurma tidak bisa menggantikan tablet tambah darah yang diberikan bidan atau dokter. Begitu pula untuk kebutuhan folat, yang tetap perlu dipenuhi dari pola makan seimbang dan suplemen yang dianjurkan. Rincian kandungan dan manfaat kurma secara umum kami bahas terpisah di halaman manfaat kurma.

Soal kebiasaan makan kurma menjelang persalinan

Ini bagian yang paling banyak beredar dan paling sering dilebih-lebihkan. Memang ada beberapa penelitian berskala kecil di luar negeri yang mengamati ibu hamil yang rutin memakan kurma pada beberapa minggu terakhir kehamilan, dan hasilnya mengarah pada kondisi jalan lahir yang lebih siap saat waktunya tiba. Temuan itu menarik, tetapi jumlah pesertanya sedikit dan hasilnya belum cukup untuk dijadikan anjuran pasti.

Sikap yang paling aman: makan kurma karena itu makanan yang baik dan enak, bukan karena mengejar hasil tertentu. Setiap kehamilan berbeda, dan pada kondisi tertentu bidan atau dokter justru perlu mengatur asupan gula menjelang persalinan. Jadikan rencana makan kurma sebagai hal yang Anda sampaikan saat kontrol, bukan yang dijalankan diam-diam dari membaca di media sosial.

Yang kami perhatikan dari sisi pengimpor

Ada satu hal yang jarang dibahas artikel kesehatan, padahal setiap hari terlihat di gudang: kurma itu produk yang sangat menyerap keadaan sekitarnya. Kurma yang dijual curah di wadah terbuka berulang kali disentuh tangan, terkena debu pasar, dan menyerap uap air dari udara. Akibatnya teksturnya berubah, permukaannya menjadi lengket, dan pada kurma yang sudah lama terbuka kadang muncul butiran gula yang mengkristal di kulitnya. Semua itu bukan tanda kurma berbahaya, tetapi membuat kebersihannya sulit dipastikan, dan untuk ibu hamil kepastian itu berharga.

Karena itu kurma yang sampai ke tangan pembeli kami dikemas tersegel sejak dari gudang, bukan ditakar ulang di tempat penjualan. Segelnya menjaga kadar air tetap seperti saat barang keluar dari gudang, sekaligus membuat asal barangnya jelas. Kalau Anda terlanjur membeli kurma curah, cuci dengan air mengalir lalu tiriskan sebelum dimakan. Cara mengenali kurma yang masih bagus kami tulis lengkap di panduan cara memilih kurma, dan varietas yang ada pilihan kemasannya bisa dilihat di halaman cara membeli Kurma Barari.

Kapan sebaiknya berhenti dan bertanya

Hentikan dulu dan tanyakan kepada bidan atau dokter kandungan bila Anda didiagnosis diabetes kehamilan, sedang menjalani pengaturan berat badan atas anjuran tenaga kesehatan, atau merasakan keluhan pencernaan setiap kali memakannya. Mereka yang memegang catatan kehamilan Anda, dan jawaban yang cocok untuk satu ibu belum tentu cocok untuk ibu yang lain. Artikel ini niatnya membantu Anda bertanya dengan lebih tepat, bukan menggantikan jawaban mereka.

Apakah ibu hamil boleh makan kurma?
Boleh. Kurma adalah buah kering biasa, bukan obat dan bukan pantangan kehamilan. Yang perlu dijaga hanya porsinya, karena kurma padat energi. Ibu hamil dengan diabetes kehamilan atau anjuran diet khusus sebaiknya menanyakan porsinya lebih dulu kepada bidan atau dokter kandungan.
Berapa butir kurma sehari untuk ibu hamil?
Umumnya tiga sampai tujuh butir sehari sudah cukup, dan jumlahnya menyesuaikan ukuran buah. Satu butir Medjool yang besar kira-kira setara dua sampai tiga butir Sukari atau Tunisia yang kecil. Kalau kurma dimakan sebagai camilan tambahan di luar makan utama, ambil dari batas bawah.
Kapan sebaiknya ibu hamil mulai makan kurma?
Kapan saja sepanjang kehamilan, selama porsinya wajar dan tidak menimbulkan keluhan. Banyak ibu merasa lebih nyaman memakannya pada trimester kedua dan ketiga, karena pada trimester pertama rasa manis pekat kadang memicu mual.
Apakah kurma bisa membantu proses persalinan?
Ada beberapa penelitian berskala kecil yang mengaitkan kebiasaan makan kurma pada minggu-minggu terakhir kehamilan dengan kondisi jalan lahir yang lebih siap. Hasilnya menarik, tetapi belum cukup kuat untuk dijadikan janji. Perlakukan kurma sebagai makanan, bukan sebagai cara memperlancar persalinan, dan bicarakan dulu dengan bidan atau dokter kandungan.
Kurma apa yang paling cocok untuk ibu hamil?
Yang teksturnya lembut dan manisnya tidak menyengat biasanya paling nyaman, misalnya Sukari, Bam, dan Medjool. Kalau manis pekat membuat mual, Tunisia dan Ajwa terasa lebih ringan. Tidak ada varietas yang lebih menyehatkan daripada yang lain; yang membedakan hanya rasa, tekstur, dan ukuran butirnya.
Kenapa kurma untuk ibu hamil sebaiknya yang berkemasan tersegel?
Kurma curah di wadah terbuka berkali-kali tersentuh tangan, terkena debu, dan menyerap uap air dari udara, sehingga teksturnya berubah dan kebersihannya sulit dipastikan. Kemasan tersegel menjaga kadar air tetap stabil sejak dari gudang dan memperjelas asal barangnya. Kalau tetap membeli kurma curah, cuci dan tiriskan lebih dulu sebelum dimakan.

Mau jual Kurma Barari atau belanja dalam jumlah besar? Daftar jadi agen resmi PT Sahabat Mulia Jaya Lestari.

Daftar Jadi Agen